Friday, February 26, 2010

ILFEEL (Ilang Feeling) DOT COM sama Cewek yang Gak Punya Manner


Kemarin saya sempat mengalami kejadian yang membuat kepala saya geleng-geleng. Sebenarnya, masalah bukan ada pada saya, dan tidak ada hubungannya dengan saya. Tetapi saya cukup terganggu.

Di hari Kamis, saya ada dua mata kuliah. Kuliah pk. 7.50 adalah Psikologi Komunikasi, dan pk. 10.20 adalah Komunikasi Lintas Budaya. Dua mata kuliah hari ini 'spesial', karena dua kelas digabung menjadi satu. Kuliah pagi Psikologi Komunikasi berlangsung cukup menegangkan, dikarenakan dosen yang agak strict. Selama kuliah berlangsung, sohib saya Khara yang duduk di sebelah mendadak berbisik kepada saya, "Zsa, gw risih deh.. Itu cewe anak kelas C (kelas tetangga) yang di belakang cekikikan melulu." Ternyata saya tidak cukup peka karena sibuk memperhatikan sang ibu dosen yang hobi sekali 'menembak' kaget mahasiswanya dengan pertanyaan-pertanyaan mematikan.

Oke, mata kuliah pertama selesai. Lanjut langsung ke mata kuliah kedua. Dosennya kali ini sangat humoris dan menggemaskan (?), gemuk, impel-impel, dan lebaynya setengah mampus. Pokoknya dosen ini bisa membuat saya sangat bahagia walaupun stress dilanda banyak tugas. Beda sekali dengan dosen kuliah pertama tadi.

Saat sedang serius-seriusnya memperhatikan dosen di depan, mendadak terdengar suara orang tersedak cukup kencang. Ternyata si 'pelaku' adalah cewek yang tadi pagi cekikikan tanpa henti. Semua orang di kelas sontak menoleh kepada cewek itu, dan kemudian melanjutkan proses kuliah yang sedang kushuk berlangsung. Beberapa saat kemudian dosen keluar sebentar. Cewek itu sontak mengeluarkan beberapa bungkus snack kwaci dan makaroni pedas (catat: beberapa buah, lebih dari dua buah!). Dengan semangat berkoar-koar dan teriakan yang cukup kencang, cewek itu berteriak: "Hey..hey.. pesanan siapa aja nih??" Waduh...berasa buka lapak dadakan..

Beberapa menit kemudian, terdengar suara itu lagi. Ooh nooo...! Sangat mengganggu. Dari suaranya, saya mengira cewek itu tersedak kwaci yang dia konsumsi secara ilegal di kelas. Sontak sekelas memandangnya lagi. Tetapi terlihat sesama warga kelasnya sudah terbiasa dengan tingkah laku cewek itu, dan ikut tertawa. Saya dan anak-anak kelas saya bengong melihatnya. Kata teman saya di belakang, sebenarnya dia bukan tersedak tapi bersin.
Apaa??! Bersin??!! Jujur saja...menurut saya, Khara, dan Milly sohib saya, suara bersinnya lebih mirip suara kuda yang tersedak. Setelah bersin 'kuda'nya itu, dia tertawa cekikikan dengan teman sebelahnya... Hhh.. Parah..

Padahal sejak pertama cewek itu masuk kelas, saya mengagumi penampilannya. Badannya bagus walaupun tidak terlalu tinggi, kulitnya tan alami, rambutnya hitam berkilau, wajahnya sangat Indonesia. Huaah.. sekejap tembok kekaguman yang sudah terbangun di kepala saya mendadak runtuh. Hancur. Satu kata: ILFEEL!!
Dan 'keren'nya lagi, selama kuliah berlangsung dia beberapa kali 'bersin kuda' lagi dan melanjutkan illegal-snacking kwacinya. Tak ketinggalan 'bumbu' cekikikannya yang tidak terkontrol, tidak ber-manner!

Sorry to say, seorang perempuan cantik tanpa manner sama dengan nol besar! Saya saja yang sesama perempuan ilfeel setengah mati, apalagi cowok??

Sunday, February 21, 2010

For The One I Love

Hatiku meringis pedih melihatnya pergi.
Pergi.
Lagi.
Padahal belum 24 jam ia berada disini.
Sungguh waktu terasa amat singkat ketika bersamanya.

Dari dulu aku benci perpisahan, sungguh.
Apalagi ketika harus melihat orang yang kita sayangi membalikkan punggungnya,
dan beranjak pergi.
Dan tanpa kepastian kapan kita akan bertemu dengannya lagi.
Suka tidak suka, aku harus menerima perpisahan.
Karena aku sendiri yang memilih jalan itu.
Kalau tidak mau ada perpisahan, ya lebih baik tidak usah memilih untuk bertemu.
Iya kan?

Salah satu lagu favoritku yang dibawakan oleh Two Triple O feat. Cindy Bernadette berbunyi:
"Can you give me just one night,
I wanna feel your heart, I wanna hold you tight,
Just you and me tonight.
Please Baby just one night,
'cause I love you, 'cause I want you,
and I need you.
Can you give me just one night,
take me to your heart, take me with your love,
Just you and me tonight.
Please Baby just one night,
'cause I love you, 'cause I want you,
only you can make it true..."

Dan sekarang aku merasa kata-kata di lagu itu tidak sepenuhnya cocok untukku.
Tidak cukup hanya semalam.
Tidak cukup sehari, dua hari, sebulan, bahkan setahun.
Aku ingin selamanya.

Aku harus bersabar lagi menunggu saat itu tiba.
Saat dimana kita bisa menghabiskan waktu bersama.
Tertawa dengan bahagia.
Merasakan bahwa dunia ini indah sekali saat sedang bersamanya.

Jutaan kata "I Love You" yang aku lontarkan lewat kata-kata dan tulisan, rasanya belum cukup untuk mengungkapkan seluruh rasa cinta yang bergemuruh di hati.
Belum cukup sama skali.
Karena rasa ini terlalu banyak...
Tetapi aku harap ia bisa merasakan seluruhnya.
Aku harap ia bisa merasakan bahwa hatiku hanya untuknya,
dan aku tidak pernah berhenti berharap he's the one.


Enjoy your long distance relationship~